Arsip untuk Oktober, 2012

Sekilas tentang OpenGL. OpenGL merupakan singkatan dari Open Graphics Library. OpenGL itu sendiri merupakan spesifikasi standar yang mendefinisikan suatu lintas bahasa untuk mengembangkan suatu aplikasi yang menghasilkan suatu grafis komputer dalam bentuk 2D ataupun 3D.
Untuk membuat aplikasi menggunakan OpenGL, terlebih dahulu kita membutuhkan suatu konsepsi interfacing dalam implementasinya. Salah satu cara yang sudah umum digunakan adalah dengan membuat window-based OpenGL. Untuk dapat membuat konsep windowing pada OpenGL, kita memerlukan tool tertentu. Kali ini saya akan menjelaskan pembuatan gambar sederhana yaitu gambar garis vertikal, horizontal, dan diagonal dengan Dev C++ sebagai IDE-nya.
Berikut merupakan kodingannya :

1.    Garis Vertikal

Image

/* OpenGL animation code goes here */
 glClearColor (0.9f, 0.1f, 0.1f, 1.2f);               [ Untuk memilih warna yang digunakan ]
 glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);               [ Untuk membersihkan layar latar belakang ]

 glPushMatrix ();                               [ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]    
 glClearColor(1,1,1,0);                              [ Untuk menentukan warna garis/titik ]
 glColor3f(1,1,1); //                              [ Untuk menentukan warna garis/titik ]

 glBegin(GL_LINES);                              [ Untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]
 glVertex3f(0,0,-0.0);                               [ Untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
 glVertex3f(0.0,130.0,0.0);                           [Untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
 /////////////////////////////////

 glEnd ();                                   [ Untuk mengakhiri gambar garis di titik akhir ]
 glPopMatrix ();                               [ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]

 SwapBuffers (hDC);              [ Digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar ]
 Sleep (1);
 }
 }
    
Maka Output Programnya adalah :

Image    

Logika :
pada pembuatan garis baik dari vertikal, horizontal, maupun diagonal memiliki fungsi pemahaman tentang garis pada line di coding bagian “glvertex3f” disinilah dimana sebuah garis dibuat dengan koordinat yang kita tentukan dan disinilah pemahaman tentang koordinat diperlukan untuk pembuatan garis yang sesuai fungsi yang kita gunakan. dan setelah coding dibuat kita tinggal tekan F9 untuk compile dan run lalu jendela untuk open GL sample pun keluar dan menghasilkan sebuah garis berbentuk garis vertikal.

2.    Garis Horizontal

Image

 

/* OpenGL animation code goes here */
 glClearColor (0.1f, 0.1f, 0.9f, 0.9f);              [ Untuk memilih warna yang digunakan ]
 glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);             [ Untuk membersihkan layar latar belakang ]

 glPushMatrix ();                     [ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]
 glClearColor(1,1,1,0);                     [ Untuk menentukan warna garis/titik ]
 glColor3f(1,1,1); //                     [ Untuk menentukan warna garis/titik ]

 glBegin(GL_LINES);                     [ Untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]
 glVertex3f(0,0,-0.0);                     [ Untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
 glVertex3f(0.9,0.0,0.0);                 [Untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
 /////////////////////////////////

 glEnd ();                         [ Untuk mengakhiri gambar garis di titik akhir ]
 glPopMatrix ();                     [ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]

 SwapBuffers (hDC);                     [ Digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar ]
 Sleep (1);
 }
 }

Maka Output Programnya adalah :

Image

Logika :
pada pembuatan garis horizontal sama seperti sebelumnya lebih memahami masalah di line bagian “glvertex3f” disinilah dimana sebuah garis dibuat dengan koordinat yang kita tentukan dan disinilah pemahaman tentang koordinat diperlukan untuk pembuatan garis yang sesuai fungsi yang kita gunakan. dan setelah coding dibuat kita tinggal tekan F9 untuk compile dan run lalu jendela untuk open GL sample pun keluar dan menghasilkan sebuah garis berbentuk garis Horizontal.

3.    Garis Diagonal

Image

/* OpenGL animation code goes here */
 glClearColor (9.1f, 0.1f, 0.1f, 0.1f);             [ Untuk memilih warna yang digunakan ]
 glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);             [ Untuk membersihkan layar latar belakang ]

 glPushMatrix ();                     [ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]
 glClearColor(1,1,1,0);                     [ Untuk menentukan warna garis/titik ]
 glColor3f(1,1,1); //     [ Untuk menentukan warna garis/titik ]

 glBegin(GL_LINES);     [ Untuk menggambar garis dari titik yang digunakan ]    
 glVertex3f(0,0,-0.0);     [ Untuk menentukan titik awal yang digunakan ]
 glVertex3f(0.9,0.9,0.0);     [Untuk menentukan titik akhir yang digunakan ]
 /////////////////////////////////

 glEnd ();                             [ Untuk mengakhiri gambar garis di titik akhir ]                                      
glPopMatrix ();                     [ Membuat baris kode menjadi tidak berlaku untuk bagian luar ]

 SwapBuffers (hDC);             [ Digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar ]
 Sleep (1);
 }
 }

Maka Output Programnya adalah :

Image

Logika :
pada pembuatan garis diagonal sama seperti sebelumnya lebih memahami masalah di line bagian “glvertex3f” disinilah dimana sebuah garis dibuat dengan koordinat yang kita tentukan dan disinilah pemahaman tentang koordinat diperlukan untuk pembuatan garis yang sesuai fungsi yang kita gunakan. dan setelah coding dibuat kita tinggal tekan F9 untuk compile dan run lalu jendela untuk open GL sample pun keluar dan menghasilkan sebuah garis berbentuk garis diagonal.

Nama             : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM              : 14110757
Kelas             : 3KA25
Dosen            : Lily Wulandari
Mata Kuliah    : Grafik Komputer Dan Pengolahan Citra

    

10 Detik Saja (Tugas 2)

Posted: Oktober 23, 2012 in Tak Berkategori

Haduuh ada kejadian lucu yang bikin aku gak enak hati banget dan juga sdikit malu.

Kapan hari tukang insinyur ultah, kami undang keluarga kakak ipar makan diapt decelles, sekeluarga ipar diundang smua termasuk 2 anak perempuan yang sudah dewasa.

Nah salah satu anak perempuannya ini bulan maret kmaren, bawa pacar barunyanya (baru 4 bulan) buat dikenalin ke sluruh kluarga besar, mreka kliatan begitu jatuh cinta dan kliatannya juga gak main2. Dalam pikiranku udah kliatan undangan kawinan dari mreka aja nih saking ngeliat mreka saling gelayutan begitu :p Makanya itu pas aku undang kluarga mreka aku berasumsi ponakan yang satu ini pasti datang ama cowoknya dong, namanya juga masih baru pasti gandeng renteng kmana mana.

Eeeeh lha kok kenyataannya jauh beda…

Kebetulan ini ponakan datang paling akhir, dia agak telat datangnya, pas aku buka pintu, aku liat dia datang sendirian, spontan aku tanya, ‘kamu sendirian?’  ‘iya’ jawabnya, seblom aku sempet mikir udah kluar pertanyaan lagi dari mulutku ‘Lha, pacarmu mana ?’ dia agak kaget ama pertanyaanku lalu air mukanya berubah yang aku gak bisa baca apa dia kaget, BT, ato anggap aku stupid yang jelas dia balas pertanyaanku dengan kalimat ini ‘oooh aku sudah enggak sama dia lagi, tapi smuanya baik kok’.

Rasanya aku sperti kena petir… hi hi hi hi. Cepet banget pacarannya cuman brasa 10 detik saja.

Dalam waktu cuman hitungan bulan itu mreka sudah tidur bareng, dikenalin ama kluarga, energi, waktu, uang sudah terbuang sia sia, hadoooh eman eman. Masalahnya ini ponakan sudah umur 30 tahun, tiap kali curhat pengen ketemu mr. right tapi gak dapat dapat katanya.

Aku dalam hati bilang ya gimana mau dapat mr. right wong kamunya cari mr. perfect yang sukses, trus gaya pacarannya juga begitu. Pingin banget kasih advice kalo mr. perfect itu tidak ada, dst dst tapi dia kan juga sudah dewasa, pasti sudah tau semua hal itu.

Di acara makan malam ditempat kami itu, ponakan ini ‘menjauh«, dariku, mungkin dia takut aku tanya macam macam padahal aku bukan tipe orang yang suka bertanya… hi hi hi tapi aku ngerti posisinya mungkin dia sudah bt duluan ama sambutanku, smoga dia gak menjauh selamanya hanya gara gara itu. Asli aku malu banget ama kebodohanku. I wish i could turn back the time… Aiiih nyesel banget! 

Ini yang jadi pelajaran buatku, untuk gak lagi berasumsi tentang apapun.

 

Sumber :

http://www.ceritaku.net/2012/06/10-detik-saja.html

 

No

Kosa Kata Yang Salah

Kosa Kata Yang Benar

1

Bikin

Buat

2

Gak, Enggak

Tidak

3

Kemaren

Kemarin

4

Dikenalin

Dikenalkan

5

Udah

Sudah

6

Kawinan

Pernikahan

7

Saking

Sangat

8

Ngeliat

Melihat

9

Ama

Sama

10

Seblom

Sebelum

11

Cuman

Hanya

12

Bareng

Bersama

13

Tiap

Setiap

14

Pengen, Pingin

Ingin

15

Ketemu

Bertemu

16

Tapi

Tetapi

17

Gimana

Bagaimana

18

Kalo

Kalau

19

Tau

Tahu

20

Ngerti

Mengerti

21

Nyesel

Menyesal

 

Nama  : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM   : 14110757
Kelas  : 3KA25

Menjadi Laziale Adalah Sebuah Pilihan

Posted: Oktober 23, 2012 in Tak Berkategori

Image

Forza Lazio… Roma Merda…. itu lah kata – kata yang sering di ucapkan oleh Laziale julukan fans lazio klub sepak bola asal italia yang berbasiskan di kota Rome, dan memiliki warna kebesaran biru langit. Saya menyukai Lazio awalnya berawal dari ketidak sengajaan. Pada waktu  kecil saya di kasih 1 set baju  bola ( baju dan celana ) oleh teman  ayah saya, tetapi saya waktu  itu tidak tahu baju bola klub apa itu,  karena memang saat itu saya belum mengerti apa – apa, karena masih TK mungkin kalau  tidak salah, sering saya bertanya kepada teman saya yang kebeneran waktu itu dia sudah lebih dewasa dari pada saya, “ klub bola apa sih ini baju bola yang saya pakai? Lalu ia menjawab itu namanya lazio”, sangat asing terdengar di telinga saya saat itu. Namun  namanya masih kecil waktu itu, saya sering lupa dan menanyakan terus “klub bola apa sih ini?” sang  teman pun menjawab dengan penuh kesabaran lazio.. itu namanya lazio. Mungkin gara – gara hal itu awal mulanya saya suka klub bola lazio ini, akhirnya nama lazio  melekat di memori otak saya.

Seiring berjalannya waktu dan saya bertambah dewasa, saya mulai cari tahu klub bola lazio ini, lama kelamaan saya jatuh hati pada klub ini, tidak tahu apa yang bisa membuat saya suka dengan klub bola ini, padahal masih banyak klub – klub bola lain yang lebih terkenal di bandingkan lazio. Saya sekarang sudah berusia 21 tahun, mungkin saya sudah mendukung dan menyukai klub ini  kurang lebih 15 tahun, banyak suka duka yang saya alami selama saya mendukung lazio, suatu kesenangan bagi saya bila lazio berhasil memenangkan suatu pertandingan, apalagi bila bisa sampai menjuarai suatu kejuaraan, namun sudah biasa bagi saya kalau mendapat hinaan dari teman – teman saya bila lazio kalah dalam suatu pertandingan, karena lazio memang lah bukan tim yang superior. Tetapi saya belajar banyak tentang kehidupan dari lazio ini, klub ini mengajarkan saya tentang kesederhanaan, yaaa lazio memang lah bukan tim kaya raya namun dengan kesederhanaan klub ini, tidak membuat lazio miskin prestasi, klub ini mengajarkan saya tentang kesabaran, mendukung lazio memang harus banyak bersabar karena banyak sekali hinaan dan cacian dari pendukung – pendukung lain yang mendukung klub yang lebih terkenal, lazio mengajarkan saya tentang perjuangan, klub ini memang selalu berjuang susah payah setiap musimnya dalam menjalani kompetisi, pertandingan demi pertandingan di lalui dengan perjuangan yang tidak mudah, setiap menonton lazio saya selalu di buat senam jantung. Tapi itu lah seni nya, lazio itu beda dari klub – klub lainnya, karena itu menjadi seorang laziale adalah sebuah pilihan.

 

Nama  : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM   : 14110757
Kelas  : 3KA25

Awas Penipu

Posted: Oktober 21, 2012 in Tak Berkategori

Pada suatu hari selepas kuliah saya berjalan – jalan di sebuah mall di bekasi dengan teman – teman, kami pada waktu itu menonton film di bioskop. Setelah selesai nonton film kami memutuskan untuk sholat di mesjid mall yang terletak di basemen, langsung saja kami menuju ke mesjid. Namun sebelum sampai mesjid ada seorang pria yang membagi – bagikan semacam brosur, namanya di bagikan ya saya ambi saja maksudnya Cuma ingin lihat – lihat saja. Ternyata sang pria yang membagikan brosur itu menghampiri saya, dan bilang katanya bila di brosur yang saya pegang ada nomor yang cocok dengan nomor yang telah di tentukan maka saya akan mendapatkan hadiah. Nomor itu tertutup oleh stiker, dan setelah di buka ternyata brosur yang saya pegang nomornya cocok. Sebenarnya di sini saya sudah curiga, masa tidak ada angin tidak hujan tiba – tiba saya bisa dapet hadiah secara gratis. Tetapi saya penasaran juga, alhasil saya mengikuti sang pria ini ke tokonya untuk mengambil hadiah yang di maksud.

Ini adalah brosur yang di bagikan oleh sang petugas itu

Image

Sesampainya saya di toko  saya langsung di sambut hangat oleh petugas toko yang ramah, dia langsung menjabat tangan saya, teman – teman saya yang lain pada saat itu menunggu saya tidak jauh dari toko tersebut. Setelah menunggu beberapa saat untuk menyiapkan kursi mulai lah perbincangan saya dengan sang petugas toko ini. Sang petugas berbicara katanya saya bisa mendapatkan hadiah tambahan dengan mengambil sebuah amplop tertutup, hadiahnya ada bermacam – macam, seperti laptop, tv lcd, home theater, dan lain lain. Namun bila saya  mendapatkan hadiah itu saya di haruskan membayar pajak hadiah 20% – 40% dari harga barang. Pikiran saya waktu itu ya dicoba saja lah, belum tentu juga kan saya dapet. Tetapi ada hal yang membuat kecurigaan saya bertambah, saya di haruskan mendepositkan uang dalam jumlah tertentu sebelum saya mengambil amplop untuk hadiah tambahan itu. Dalam hati saya “Waahh udah ga beres ni orang”. Langsung saja saya menolak untuk mendepositkan uang tersebut. Takutnya ini modus baru penipuan, dan benar saja ketika teman saya mencari informasi di internet tentang hal ini, ada di beberapa forum yang menyebutkan bahwa hal ini benar, ada sejumlah korban yang merasa di tipu oleh toko yang bersangkutan. Alhamdulillah saya tidak termasuk dalam korban toko ini. Untuk teman – teman semua hati – hati bila menemukan modus semacam ini, karena banyak sekali zaman sekarang modus penipuan yang beredar di masyarakat.

 

Nama  : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM   : 14110757
Kelas  : 3KA25

Interface

Posted: Oktober 19, 2012 in Tak Berkategori

Pengertian Interface

Antarmuka (Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka (Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.

Interface, berfungsi untuk menginput pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh / step by step sehingga pengguna mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting adalah kemudahan dalam memakai / menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan / membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

Interface yang ada untuk berbagai sistem, dan menyediakan cara :

  • Input, memungkinkan pengguna untuk memanipulasi sistem.
  • Output, memungkinkan sistem untuk menunjukkan efek manipulasi pengguna.

 Image

Tujuan Interface

Tujuan sebuah interface adalah mengkomunikasikan fitur-fitur sistem yang tersedia agar user mengerti dan dapat menggunakan sistem tersebut. Dalam hal ini penggunaan bahasa amat efektif untuk membantu pengertian, karena bahasa merupakan alat tertua (barangkali kedua tertua setelah gesture) yang dipakai orang untuk berkomunikasi sehari-harinya. Praktis, semua pengguna komputer dan Internet (kecuali mungkin anak kecil yang memakai komputer untuk belajar membaca) dapat mengerti tulisan.

Meski pada umumnya panduan interface menyarankan agar ikon tidak diberi tulisan supaya tetap mandiri dari bahasa, namun elemen interface lain seperti teks pada tombol, caption window, atau teks-teks singkat di sebelah kotak input dan tombol pilihan semua menggunakan bahasa. Tanpa bahasa pun kadang ikon bisa tidak jelas maknanya, sebab tidak semua lambang ikon bisa bersifat universal.

Meskipun penting, namun sayangnya kadang penggunaan bahasa, seperti pemilihan istilah, sering sekali dianggap kurang begitu penting. Terlebih dari itu dalam dunia desain situs Web yang serba grafis, bahasa sering menjadi sesuatu yang nomor dua ketimbang elemen-elemen interface lainnya.

Tujuan sebuah interface adalah mengkomunikasikan fitur-fitur sistem yang tersedia agar user mengerti dan dapat menggunakan sistem tersebut. Dalam hal ini penggunaan bahasa amat efektif untuk membantu pengertian, karena bahasa merupakan alat tertua (barangkali kedua tertua setelah gesture) yang dipakai orang untuk berkomunikasi sehari-harinya. Praktis, semua pengguna komputer dan Internet (kecuali mungkin anak kecil yang memakai komputer untuk belajar membaca) dapat mengerti tulisan. Interface ada dua jenis, yaitu :

Interface ada dua jenis, yaitu :

  1. Graphical Interface : Menggunakan unsur-unsur multimedia (seperti gambar, suara, video) untuk berinteraksi dengan pengguna.
  2. Text-Based : Menggunakan syntax/rumus yang sudah ditentukan untuk memberikan perintah.

 

PERBANDINGAN INTERFACE

Graphical Interface

Ada 5 tipe utama interaksi untuk interaction:

  1. Direct manipulation – pengoperasian secara langsung : interaksi langsung dengan objek pada layar. Misalnya delete file dengan memasukkannya ke trash. Contoh: Video games. Kelebihan :  Waktu pembelajaran sangat singkat, feedback langsung diberikan pada tiap aksi sehingga kesalahan terdeteksi dan diperbaiki dengan cepat. Kekurangan :  Interface tipe ini rumit dan memerlukan banyak fasilitas pada sistem komputer, cocok untuk penggambaran secara visual untuk satu operasi atau objek.
  2. Menu selection – pilihan berbentuk menu :  Memilih perintah dari daftar yang disediakan. Misalnya saat click kanan dan memilih aksi yang dikehendaki. Kelebihan :   tidak perlu ingat nama perintah. Pengetikan minimal. Kesalahan rendah. Kekurangan : Tidak ada logika AND atau OR. Perlu ada struktur menu jika banyak pilihan. Menu dianggap lambat oleh expert   dibanding command language.
  3. Form fill-in – pengisian form : Mengisi area-area pada form. Contoh : Stock control. Kelebihan : Masukan data yang sederhana. Mudah dipelajari Kekurangan : Memerlukan banyak tempat di layar. Harus menyesuaikan dengan form manual dan kebiasaan.
  4. Command language – perintah tertulis : Menuliskan perintah yang sudah ditentukan pada program. Contoh: operating system. Kelebihan : Perintah diketikan langsung pada system. Misal UNIX, DOS command. Bisa diterapkan pada terminal yang murah.Kombinasi perintah bisa dilakukan. Misal copy file dan rename nama file. Kekurangan : Perintah harus dipelajari dan diingat cara penggunaannya, tidak cocok untuk   biasa. Kesalahan pakai perintah sering terjadi. Perlu ada sistem pemulihan kesalahan.Kemampuan mengetik perlu.
  5. Natural language – perintah dengan bahasa alami : Menggunakan bahasa alami untuk mendapatkan hasil. Contoh: search engine di Internet. Kelebihan: Perintah dalam bentuk bahasa alami, dengan kosa kata yang terbatas (singkat), misalnya kata kunci yang kita tentukan untuk dicari oleh search engine. Ada kebebasan menggunakan kata-kata. Kekurangan: Tidak semua sistem cocok gunakan ini. Jika digunakan maka akan memerlukan banyak pengetikan.

 

Nama  : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM   : 14110757
Kelas  : 3KA25

 

PRINSIP USABILITY

Posted: Oktober 5, 2012 in Tak Berkategori

Prinsip Usability pada mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer adalah suatu masalah optimasi penggunaan sistem oleh pengguna. Sistem akan bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna sehingga semua kemampuan sistem dapat termanfaatkan secara maksimal.

Didalam Prinsip Usability terdapat hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya Human Ability, Human Capabilities, Memori, Problem Solving.

Human Ability

adalah suatu kemampuan manusia untuk melakukan sesuatu yang dimilikinya. Memiliki 2 perbedaan yaitu:

HUMAN ABILITIES BAIK
– Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas
– Durasi LTM tidak terbatas dan komplex
– Kemampuan memahami tinggi
– Mekanisme konsentrasi powerful
– Pengenalan pola pikir powerful

HUMAN ABILITIES BURUK
– Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas
– Durasi STM terbatas
– Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM
– Proses yang cenderung salah
– Proses yang lambat

 Human Capabilities

Pengertiannya hampir sama dengan Human Ability tetapi Human Capabilities lebih mengarah ke anggota Penginderaan / Panca indra (Mata, Telinga, Peraba) pada manusia itu sendiri.

MATA (penglihatan)

Mata adalah mekanisme untuk menerima cahaya dan mentransformasikannya menjadi energi listrik. Penglihatan manusia merupakan hal yang kompleks dengan batasan fisik dan persepsi dan menjadi sumber utama informasi.

Konsep penglihatan pada manusia terdiri dari dua tahap yaitu
-Penerimaan stimulus dari luar secara fisik
-Pemrosesan serta interpretasi dari stimulus tersebut

TELINGA (pendengaran)

Telinga adalah suatu panca indera yang digunakan untuk mendengar. Proses mendengat diawali dengan adanya getaran di udara atau dikenal sebagai gelombang suara. Telinga menerima gelombang ini dan mentransmisikannya ke system syaraf auditory melalui berbagai tahap.

Telinga terdiri dari tiga bagian yaitu:

-Telinga bagian luar (outer ear) yang merupakan bagian yang terlihat, terdiri dari dua bagian        yaitu pinna yang melekat pada kepala, dan auditory canal yang melewatkan gelombang suara ke telinga bagian tengah. Telinga bagian luar ini melindungi telinga bagian dalam yang sensitif terhadap kerusakan, kotoran, dan mempertahankan suhu yang konstan. Telinga bagian luar juga memperkuat gelombang suara (amplify) dari beberapa jenis suara.

Telinga bagian tangah (middle ear) merupakan lubang kecil yang terdiri dari tulang terkecil  dalam tubuh manusia disebut ossicles dan terhubung dengan telinga bagian luar oleh sebuah gendang telinga yang disebut membrane tympanic dan dengan telinga bagian dalam oleh cochlea. Gelombang suara dilewatkan melalui melalui auditory canal dan menggetarkan gendang telinga dan akhirnya ke ossicles yang kemudian melewatkan getaran tersebut ke cochlea dan telinga bagian dalam.

Telinga bagian dalam (inner ear) terdapat liquid-filled cochlea yang memiliki sel-sel rambut halus yang disebut cilia yang merespon getaran dari telinga bagian tengah dan mentransmisikan reaksi kimia ke saraf auditory (pendengaran)

Suara memiliki beberapa karakteristik, yaitu :
– Pitch : frekuensi suara (20 – 20.000 HZ)
– Loudness : amplitudo suara (30 – 100dB)
– Timbre : tipe atau jenis suara

Telinga manusia dapat mendengar frekuensi 20 Hz hingga 15 KHz.

PERABA (Touch)

Peraba (touch/haptic perception) memungkinkan kita memperoleh informasi mengenai lingkungan sekitar kita. Dari perabaan, kita dapat mengetahui apakah sesuatu itu panas atau dingin.

Kulit memiliki tiga jenis sensor penerima (sensory receptor), yaitu :
-Thermoceptor yang merespon panas / dingin
-Nociceptor yang merespon pada tekanan yang intens, rasa sakit
-Mechanoceptor yang  merespon pada tekanan.

Mechanoceptor terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan responnya terhaap perbedaan tekanan, yaitu:

Rapidly adapting mechanoceptor merespon pada tekanan yang diberikan dengan cepat.

Slowly adapting mechanoceptor merespon pada tekanan yang diberikan secara kontinyu.

Meskipun seluruh tubuh manusia memiliki receptor, namun pada beberapa bagian memiliki sensitivitas yang lebih dibandingkan yang lain. Aspek lain dari indera perabaan adalah kinesthesis, yaitu kesadaran terhadap posisi tubuh dan alat gerak yang bergantung pada jumlah receptor pada persendian. Terdapat tiga jenis kinesthesis, yaitu:

Rapidly adapting yang merespon saat alat gerak bergerak kea rah tertentu

Slowly adapting yang merespon gerakan dan posisi statis, dan

Positional receptor yang hanya merespon pada keadaan statis.

Memori

Sebagian besar aktivitas manusia bergantung pada memori. Selain menyimpan paengetahuan faktual, memori manusia juha menyimpan pengetahuan procedural.pengetahuan tersebut melakukan aktivitas secara berulang, menggunakan bahasa, menggunakan informasi yang kita terima dari indera, serta memberikan identitas pada manusia dengan menyimpan informasi mengenai pengalaman masa lalu.

Terdapat tiga jenis memori atau fungsi memori:

  1. Memori Sensor
  2. Memori Jangka Pendek (STM)
  3. Memori Jangka Panjang (LTM)

MEMORI SENSOR

Memori sensor bekerja sebagai buffer yang menampung masukan yang diterima dari panca indera manusia.memori sensor terdiri dari:

-Memori iconic untuk indera visual

-Memori echoic untuk indera aural/auditory, dan

-Memori haptic untuk indera peraba.

MEMORI JANGKA PENDEK (STM)

Memori jangka pendek atau disebut sebagai memori kerja mentimpan informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat / sementara pada saat kita sedang melakukan suatu pekerjaan.

Memori jangka pendek dapat diakses dengan cepat, namun berkurang secara cepat pula. Memori ini juga memiliki kapasitas yang terbatas. Ada dua metode yang dapat digunakan untuk mengukur kapasitas memori jangka pendek:

-Berdasarkan panjang suatu deret (sequence) yang dapat diingat secara terurut

-Berdasarkan kemampuan mengingat kembali item-item secara acak.

MEMORI JANGKA PANJANG (LTM)

Memori jangka panjang merupakan sumber daya penyimpanan utama yang menyimpan informasi faktual, pengetahuan berdasarkan eksperimen / pengalaman, aturan-aturan prosedur tingkah laku, dan sebagainya atau bisa dikatakan menyimpan semu hal yang kita ketahui. Kapasitasnya lebih besar, waktu akses yang lebih lambat, serta proses hilangnya informasi lebih lambat. Terdapat dua jenis memori jangka panjang:

-Memori episodic, menggambarkan karakteristik memori yang menyimpan “data” kejadian atau pengalaman dalam bentuk serial menurut waktu

-Memori semantic adalah bentuk memori yang menyimpan record-rekord fakta, konsep, keahlian (skill).

Ada tiga jenis aktivitas yang dilakukan oleh memori jangka panjang:

– Menyimpan atau mengingat informasi
– Menghilangkan atau melupakan informasi
– Memanggil kembali informasi.

Proses melupakan informasi terdiri dari dua bentuk, yaitu:

Decay adalah proses melupakan informasi karena informasi tersebut sudah lama berada di long-term memory sehingga lambat laun akan terlupakan.

Interference disebabkan karena adanya informasi baru yang dapat mengakibatkan informasi yang lama terlupakan.

Proses memanggil kembali informasi yang ada di long-term memory terdiri dari dua bentuk, yaitu:

Recall adalah memanggil kembali secara langsung informasi yang ada di long-term memory

Recognition, informasi didapatkan  dengan presentasi sejumlah pengetahuan (knowledge) yang terkait sebagai petunjuk.

PROBLEM SOLVING

Jika penalaran merupakan mekanisme untuk menarik kesimpulan atau informasi baru dari hal yang sudah diketahui, maka penyelesaian masalah merupakan proses menemukan solusi suatu tugas dengan menggunakan pengetahuan yang dimiliki. Penyelesaian masalah pada manusia dikarakteristikkan oleh kemampuan mengadaptasikan informasi dengan situasi yang baru. Terdapat beberapa pandangan mengenai cara manusia menyelesaikan masalah. Gestalt memandang bahwa proses pemecahan masalah melibatkan penggunaan pengetahuan dan proses mantal (insight). Teori problem space melihat bahwa pikiran manusia adalah proses informasi yang terbatas.

 

Nama  : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM   : 14110757
Kelas  : 3KA25

LUCKY DAY

Posted: Oktober 5, 2012 in Tak Berkategori

Rabu, 3 Oktober 2012. Pagi itu aku bangun tidur seperti biasa, sholat subuh dan menonton acara TV pagi hari, karena aku kuliah agak siang setelah menonton aku pun memutuskan untuk tidur lagi. Aku bangun tidur lagi pukul 10.00 langsung mandi dan sarapan karena hari itu aku kuliah pukul 12.30 siang. Setelah semua siap aku pun berangkat kuliah dengan menggunakan sepeda motor. Aku memutuskan berangkat lebih awal dari biasanya karena hari itu aku dengar ada demo besar – besaran, dan yang aku perkirakan pun terjadi. Baru sampai kranji sudah macet, ini sebenernya biasa terjadi karena di sana banyak angkot yang ngetem sembarangan, tapi selepas kranji biasanya sudah lancar lagi jarang terjadi kemacetan parah, tapi hari itu tidak, selepas kranji aku pun di hadang macet, setelah di lihat dan benar saja macetnya itu karena ada masa yang demo, awalnya aku kira paling cuma sebentar macetnya, tapi setelah di tunggu berpanas – panasan bersama pengendara lain macet tak kunjung cair. Aku pun memutuskan untuk mencari puteran, muter balik mencari jalan alternative.

Sesampai nya aku di kampus aku pun bertemu dengan teman di parkiran motor, lalu kami pun langsung beranjak ke kelas karena jam sudah menunjukan pukul 11.30, sampai di kelas ternyata belum ada dosennya. Sambil menunggu dosen dateng kami pun berbincang – bincang, dosen dateng 30 menit kemudian, dan perkuliahan pun langsung di mulai. Harusnya perkuliahan selesai pukul 02.30 tetapi pukul 02.00 dosen sudah mengakhiri perkuliahan. Aku pun senang karena kebetulan hari ini aku dan teman – teman akan menghadiri acara sehingga kami punya waktu lebih banyak untuk persiapan berangkat seperti makan siang dan sholat zuhur.

Singkat cerita kami tiba di tempat acara pukul 05.00 sore, acara di mulai pukul 07.00 malam, kami punya waktu yang cukup banyak untuk persiapan sebelum acara di mulai. Aku memutuskan untuk ke musholla untuk ganti baju dan menunggu waktu sholat magrib, saat menuliskan nama – nama yang akan di undi untuk mendapatkan DOOR PRIZE aku sangat antusias, tapi tidak ada perasaan berlebih atau berharap banyak akan mendapatkan DOOR PRIZE. Acara pun di mulai dan akhirnya tiba di puncak acara untuk pengundian DOOR PRIZE. Saat host acara mengambil sepecuk kertas aku semakin penasaran dalam hati “ aduhh siapa ya ini yang dapet? beruntung bangett”, dan akhirnya host mengumumkan nama itu treeeeenggg…….  trenggg….  treeennggg Yeaaahhhh dapat!! Nama yang aku tulis tadi saat pendaftaran di sebut oleh host acara, dengan semangat aku maju ke atas panggung dan tiba saatnya untuk penyerahan DOOR PRIZE, perasaan aku saat itu benar – benar tidak karuan antara senang, bahagia, tidak percaya, pokoknya campur aduk deh, hehe… Senangnya hatiku saat itu, benar – benar hari keberuntunganku. Rabu, 3 Oktober 2012 It’s My Lucky Day.

 

Nama  : Muhammad Lucky Rokoto Dalimunthe
NPM   : 14110757
Kelas  : 3KA25